Feedback

Artikel Terbaru

Sering Konsumsi Kunyit, ini Dampak yang Terjadi Pada Tubuh Anda!

Kunyit sendiri merupakan salah satu tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai bumbu masak, karena tanaman ini termasuk dalam kategori rempah-rempah yang cukup popular di Amerika Tengah hingga asia, termasuk Indonesia.

Bukan hanya menjadi penyedap rasa untuk makanan saja. Ternyata kunyit juga dapat digunakan sebagai obat-obatan alami. Kunyit sendiri memiliki warna yang pekat karena mengandung kurkumin. Itu merupakan bahan aktif yang memiliki efek anti peradangan, selain itu kunyit juga dapat menambah daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit salah satunya maag dan perut kembung.

Menurut pusat medis Universitas Maryland juga meneliti bahwa sifat antioksidan dari kurkumin mampu memerangi radikal bebas sehingga terhindar dari berbagai penyakit kronis.

1. Mengobati maag

Sudah sejak lama kunyit dipercaya dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi ganguan pencernaan alami. Maka ketika gejala maag datang, kunyit selalu dijadikan pilihan utama untuk meredakan rasa nyerinya.

Menurut penelitian dari jurnal Pharmacognosy Reviews mengamati efek dari kurkumin untuk mengobati peradangan akibat luka dan melindungi perut dari iritan-iritan tersebut dengan meningkatkan produksi lendir pada dinding lambung.

2. Mengatasi Perut Kembung

Terlalu sering buang gas (kentut) pertanda bahwa pencernaan anda sedang tidak baik-baik saja, gejala tersebut bisa menjadi pertanda bahwa anda mengalami perut kembung.

Kurkumin yang ada dalam kunyit bisa membantu otot organ pencernaan agar tetap bergerak dengan lancar seperti seharusnya untuk mengurangi tekanan gas dalam perut. Kunyit juga sekaligus membantu lambung menghentikan produksi asam berlebihan yang menyebabkan perut kembung.

3. Mengobati mual

Kunyit yang diracik dengan bumbu lada hitam dipercaya dapat meredakan mual, sebuah studi dalam jurnal Food tahun 2017 membuktikan bahwa tambahan lada hitam membantu manfaat rempah kuning terasa lebih maksimal.

Setelah dikonsumsi, kandungan kurkumin dalam kunyit lambat diserap ke dalam aliran darah, hal ini yang membuat anda dapat kehilangan khasiat dari kunyit itu sendiri. Penelitian tersebut menunjukan piperin dalam lada hitam yang dapat meningkatkan penyerapan kurkumin sampai 2.000 persen lebih cepat ke dalam darah.

Selain mengonsumsi kunyit untuk mengatasi maag, sekarang sudah ada obat herbal yang praktis dan mempunyai khasiat lebih baik untuk mengatasi maag dan perut kembung, ALBUSE merupakan obat herbal untuk meringankan gejala asam lambung, perut kembung, mual muntah dan tenggorokan panas, serta mencegah kekambuhan.

Curcumin sendiri merupakan ekstrak murni kunyit tanpa kandungan minyak atsiri, Kombinasi Curcuminoid dengan Madu memiliki efektifitas yang lebih baik untuk mengatasi gangguan pencernaan dibandingkan pemberian kunyit atau madu saja.

Menurut Jurnal Kesehatan Andalas, tahun 2018 Kombinasi curcuminoid dengan madu mempunyai efektifitas yang lebih baik dalam mengurangi ulkus lambung akibat pemberian aspirin atau obat Pereda nyeri.

Selain ini itu juga manfaat mengkonsumsi Albuse dapat melindungi lapisan lambung dari peradangan/kerusakan akibat NSAID, makanan & minuman tidak sehat, & infeksi bakteri H. pylori, mengurangi rasa sakit, kembung dan gas berlebihan pada lambung.

Albuse sendiri sudah tersedia di e-commerce seperti shopee dan Tokopedia.

Bolehkah Penderita Asam Lambung Mengkonsumsi Kentang Rebus?

Pada awal tahun ini banyak orang membuat resolusi yang beragam, mulai dari resolusi keuangan hingga Kesehatan, tren gaya hidup sehat mulai banyak berkembang di masyarakat sekarang dengan menjaga pola makan yang tepat dibarengi olahraga yang teratur dapat membantu mencegah penyakit asam lambung kambuh.

Bagi penderitanya sendiri perlu menghindari beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan asam lambung naik hingga ke kekerongkongan. Selain itu juga, pola makan yang tidak teratur dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Lantas bagaimanakah penderita asam lambung boleh mengkonsumsi kentang rebus.

Kentang Rebus Bagus Untuk Penderita Asam Lambung 

Melalui laman BBC GoodFood, kentang rebus sendiri termasuk makanan yang dapat dikonsumsi bagi penderita penyakit asam lambung. Seperti yang diketahui kentang sendiri tinggi akan karbohidrat dan serat serta namun rendah kalori, hal inilah yang membuat rasa kenyang tahan lebih lama. 

Selain tinggi akan karbo hidratnya, kentang rebus juga mengandung berbagai macam vitamin mulai dari kalium, vitamin c, folat, vitamin B6, dan beberapa jenis antioksidan yang baik bagus untuk Kesehatan tubuh kita.

Namun, penderita penyakit asam lambung yang mempunyai kadar gula darah tinggi ada baiknya berkonsultasi lebih dulu ke dokter sebelum mengonsumsi kentang rebus. 

Dilansir dari Healthline, kentang sendiri termasuk sumber karbohidrat yang dengan kadar gula yang normal dan memiliki indeks glikemik tinggi. Sehingga, penderita diabetes disarankan tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan ini. 

Obat Herbal untuk Asam Lambung

Selain itu Ketika asam lambung datang baiknya segera ditangani dengan obat yang tepat, obat herbal merupakan pilihan yang tepat untuk mengatasi asam lambung. ALBUSE merupakan madu dengan Kombinasi Curcuminoid yang berguna Melindungi lapisan dinding lambung dari peradangan/kerusakan akibat NSAID serta Mengurangi rasa sakit, kembung dan gas yang berlebihan pada lambung.

Ditambah madu sendiri sebagai bahan utamanya yang berguna melindungi dinding lambung sehingga mampu membantu pengobatan ulkus lambung akibat penggunaan obat golongan anti inflamasi non steroid (NSAID) yang memiliki efektifitas setara dengan obat obatan bahan kimia (cimetidine) untuk pengobatan ulkus. 

Albuse sendiri sudah tersedia di Shopee dan Tokopedia, jadi tunggu apalagi silahkan dibeli yaa.

Benarkah Madu Bisa Membuat Luka Sembuh Lebih Cepat?

Bukan hal yang mengherankan apabila madu disebut sebagai salah satu bahan makanan paling banyak manfaatnya. Bukan hanya berguna untuk kesehatan dan kecantikan kulit saja. Ternyata madu juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka.

Bahan yang kerap dijadikan pemanis alami ini telah sejak lama digunakan untuk mengatasi luka sobek hingga luka bakar. Lantas, bagaimana kebenaran itu bisa terbukti ilmiah?

Selain sebagai pemanis alami madu untuk makanan madu juga sering kali digunakan untuk masker wajah guna memperhalus kulit wajah.

Mengutip dari tinjauan ilmiah dalam jurnal Wounds, madu sendiri memiliki segudang komponen yang punya manfaat untuk mengobati luka.

Berikut adalah khasiat madu yang bisa membantu proses pemulihan, baik luka terbuka maupun luka tertutup.

1.Menghambat infeksi pada luka

Madu sendiri mengandung banyak senyawa antibakteri, diantaranya nitrogen monoksida yang bekerja dengan cara memicu respon kekebalan tubuh, meredakan peradangan, serta menghambat pergerakan bakteri. Sementari itu, hidrogen peroksida dapat membunuh bakteri di sekitar area luka, merangsang pembelahan sel baru, serta memancing munculnya makrofag, yang merupakan sel darah putih yang memakan bakteri ataupun zat asing lain yang dianggap mengancam tubuh.

2. Mempercepat Pemulihan Luka

Madu sendiri mempunyai manfaat yang dapat mempercepat pemulihan luka yang berasal dari Ph-nya yang rendah, yakni antara 3,2 hingga 4,5 Ph. Nilai pH yang rendah ini menggambarkan tingkat keasaman suatu larutan tersebut.

Ketika dioleskan pada luka, pH madu yang rendah dapat mencegah enzim protease. Hal ini sangat penting dalam pemulihan luka. Sebab jika terdapat protease, enzim ini akan memecah protein sehingga luka menjadi sulit untuk disembuhkan.

3. Mencegah bekas luka 

Ketika kita habis terluka biasanya meninggalkan bekasnya yang sulit untuk dihilangkan, untuk mencegahnya madu mempunyai manfaat yang dapat mencegah terjadinya pembekasan luka.

Peradangan pada luka bisa memicu pembentukan radikal bebas, seiring waktu radikal bebas akan merangsang produksi kolagen berlebih yang menyebabkan terbentuknya bekas luka menonjol atau keloid.

Antioksidan yang terkandung dalam madu dapat menangkal radikal bebas pada jaringan luka dan mencegah pembentukan keloid, ketika dioleskan pada luka kandungan antioksidan dapat merangsang pembelahan sel sehingga terbentuk jaringan kulit yang lebih halus.

Sekarang ada cara yang lebih mudah untuk mengobati luka cukup dengan mengoleskan Buragel pada luka atau bisa oleskan Buragel pada kain kasa kemudian balurkan ke luka.

Buragel sendiri mengandung madu sebagai bahan utamanya yang berguna untuk penyembuhan luka, madu juga dapat menghambat infeksi pada luka hingga mempercepat pemulihan pada luka.

Ditambah kandungan aloe vera nya dapat membuat lingkungan luka menjadi lembab dan membantu pembentukan pembuluh darah baru.

Buragel sendiri tersedia di e-commerces shopee dan Tokopedia.

Begini Cara Ketahui Seseorang Memiliki Narsisme Seksual

Narsisme seksual melibatkan banyak sifat yang sama dengan ganguan narsistik. Perilaku ini dapat muncul secara konsisten. Namun untuk narsisme seksual kerap muncul pada konteksinteraksi dan hubungan seksual. Orang dengan narsisme seksual merasa dia pantas untuk mendapatkan seks dan memiliki hak menuntutnya kapan pun dia mau, egois, dan merasa dirinya memiliki kemampuan yang paling hebat dalam seks.

Orang dengan narsisme seksual juga kurang mengembangkan keintiman emosional dan menunjukkan sedikit minat pada apa yang dinginkan pasanganya. Bahkan tidak jarang memanipulasi atau memaksa pasangan untuk dapat memenuhi kebutuhan seksualnya.

Terlalu Membanggakan Kemampuan Seksnya

Secara umum, narsisme seksual melibatkan banyak sifat yang sama dengan gangaun narsistik. Perilaku ini juga muncul secara konsisten, namun untuk narsisme seksual kerap muncul pada konteks interaksi dan hubungan seksual.

Seperti apa tanda seseorang memiliki narsisme seksual?

- Menuntuk lebih pada pasangan dalam hubungan seks

- Melakukan manipulasi dalam hubungan seks

- Tidak peduli dengan apa yang diinginkan pasangan

- Beranggapan bahwa dia merupakan pasangan seks yang terbaik

- Merasa tergangu Ketika pasangan seksnya melebihi kemampuannya

Narsisme seksual sendiri merupakan perilaku yang tidak sehat. Kurangnya kepedulian serta pertimbangan seksual pasangan adalah sesuatu yang tidak baik. Hal ini juga bisa mengarah pada perselingkuhan yang dapat mengakhiri suatu hubungan. 

Penanganan Narsisme Seksual

Saat ini, tidak ada obat, perawatan, atau pengobatan untuk mengobati NPD, sifat narsistik, atau narsisme seksual secara khusus. Namun, psikoterapi dapat bermanfaat dan memungkinkan orang untuk memahami perilaku mereka, mengelola emosi, dan bertanggung jawab atas tindakan mereka. 

Hal itu juga dapat membantu mereka membangun harga diri dan hubungan menjadi lebih sehat. Walaupun belum banyak penelitian yang membuktikan tentang pengobatan narsisme seksual. Sifat narsistik sendiri dapat menurun seiring dengan bertambahnya usia.

Namun, keintiman dalam berhubungan di ranjang masih dapat ditingkatkan guna memuaskan pasangan salah satunya dengan mengonsumsi obat vitalitas pria dan Wanita CONNAX dipercaya membantu meningkatkan hasrat, gairah serta orgasme dengan meningkatkan level Dopamine, meningkatkan libido serta mengeraskan dan tahan lama.

Kandungan White Ginseng nya dapat meningkatkan stamina saat bercinta sehingga seks jadi lebih nikmat, dibuktikan oleh para peneliti di University of Maryland Medical Center di AS ginseng mampu meningkatkan jumlah dan kualitas sel sperma. Serta ginseng yang termasuk bahan herbal dapat membantu mengatasi ejakulasi dini. 

Kalender Kursus

Artikel Jurnal

Nutrition and Health | 29 Mar 2022

Hubungan antara Perilaku Makan dan Berbagai Parameter Kesehatan: Studi Sampel yang Cocok

Bonforce | 29 Mar 2022

Penggunaan kolagen hidrolisat dan kolagen asli pada steoarthritis

Bonforce | 29 Mar 2022

Aktivitas anti-inflamasi mangostins dari Garcinia mangostana

Albunorm | 29 Mar 2022

Albumin serum adalah prediktor bronkiektasis

Albunorm | 29 Mar 2022

Albumin manusia dalam pengelolaan komplikasi sirosis hati

Albuforce | 29 Mar 2022

Pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap status antioksidan total pada pasien stroke iskemik akut dengan riwayat hipertensi

Albuforce | 29 Mar 2022

Terapi nutrisi medis pada bronkiektasis yang terinfeksi dengan kegagalan pernapasan yang akan datang

Buragel | 29 Mar 2022

Peran madu dalam pengobatan luka pada kaki diabetes

Buragel | 29 Mar 2022

Efek pembalut madu topikal pada ulkus dekubitus

Octaplex | 29 Mar 2022

Perbandingan Prothrombin Complex Concentrate dan Recombinant Activated Factor VII untuk Penatalaksanaan Perdarahan Dengan Bedah Jantung

Octaplex | 29 Mar 2022

Efektivitas konsentrat kompleks protrombin untuk pengobatan perdarahan: Tinjauan sistematis dan meta-analisis

Octanate - Octanine | 29 Mar 2022

Protein faktor VIII dan fungsinya

Octanate - Octanine | 29 Mar 2022

Pedoman WFH Penatalaksanaan Hemofilia, edisi 3

Osforce | 29 Mar 2022

Suplementasi Kalsium dan/atau Vitamin D untuk Pencegahan Fraktur Kerapuhan: Siapa yang Membutuhkannya?

Osforce | 29 Mar 2022

Berkembangnya peran vitamin K2-7 (Menaquinone) dalam Osteoporosis & kesehatan kardiovaskular

Scanlux | 29 Mar 2022

Media kontras iodinasi intravena dan metformin: interaksi dan tindakan pencegahan

Scanlux | 29 Mar 2022

Metformin dan kontras intravena

Kalkulator Medis

Indeks massa tubuh
(Indeks Quetelet)
Tinggi
Berat
Indeks massa tubuh anda adalah
--.--
Tergolong sebagai
-
Klasifikasi ITM (kg/m)
Berat Badan Kurang < 18.5
Berat Badan Ideal 18.5 - 24.9
Berat Badan Lebih 25.0 - 29.9
Obesitas kelompok 1 30.0 - 34.9
Obesitas kelompok 2 35.00 - 39.9
Obesitas kelompok 3 >= 40.0

Produk Kami

Salaam Hand sanitizer

SALAAM Hand Sanitizer adalah sebuah hand sanitizer yang mengandung beberapa bahan alami yaitu Morus alba leaf extract dan Phellodendron amurense bark extract, yang terbukti secara ilmiah dalam beberapa penelitian yang dilakukan di lembaga medis terkemuka sebagai bahan alami yang kuat untuk menangkal virus. Sudah terbukti ampuh mengatasi virus H1N1.

Kombinasi dengan bahan aktif berupa Benzethonium Chloride 0,1% menambah efektifitasnya melawan bakteri dan jamur. Selain itu penambahan Aloevera pada komposisi bahan menjadikan SALAAM Hand Sanitizer lembab dikulit.

SALAAM Hand Sanitizer beraroma gravitation, membuat sensasi aroma segar di tangan.

Kemasan:

Botol Spray 60 ml

Cara Penggunaan:

Semprotkan SALAAM Hand Sanitizer pada bagian tangan, kemudian ratakan sampai mengering dan tidak perlu dibilas.

Perhatian:

1. Hanya untuk pemakaian luar.

2. Hindari kontak dengan mata. Bila terkena mata, bilas segera dengan air mengalir. 

3. Jika terjadi iritasi, hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter. 

4. Simpan di tempat sejuk dan kering.

MedicsBLU

medicsBLU® OraLightStick® - Pembersih Area Mulut dan Tenggorokan

Sebuah produk potensial dan inovatif berupa LED stick untuk Membersihkan Area Mulut dan Tenggorokan. Dengan teknologi Bebas Sinar-UV, memberikan sebuah efektifitas produk yang dapat Mengurangi Virus, Bakteri dan Jamur* Sehingga menghasilkan sensasi mulut bersih dan segar. Penggunaan medicsBLU® OraLightStick® secara teratur, akan melindungi anda dan keluarga hanya dalam 

15 menit.

Manfaat

1.    Bebas Bahan Kimia, Mengurangi virus, bakteri dan jamur.

2.    Membersihkan Area Mulut dan Tenggorokan.

3.    Sebagai alternatif untuk obat kumur.

4.    Mengurangi virus, bakteri, dan Jamur.

5.    Untuk sensasi rasa bersih dan segar pada area mulut.

6.    Untuk pencegahan, gunakan setiap hari dengan durasi selama 15 menit. Sedangkan untuk penggunaan intensif, dapat digunakan 2-4 kali sehari, dengan durasi 15 menit sekali pemakaian, selama 2-4 hari berturut-turut.

7.    Mudah digunakan baik di rumah atau ketika anda berlibur.

8.    Aman digunakan untuk seluruh anggota keluarga dengan usia diatas 6 Tahun.

Prosedur Penggunaan

1.    Charge perangkat medicsBLU® OraLightStick® menggunakan alat yang sudah disediakan dalam kit.

2.    Setelah baterai terisi penuh masukan replaceable silicone* kedalam medicsBLU® OraLightStick®  

3.    Aktifkan/nyalakan medicsBLU® OraLightStick®, dengan cara menekan tombol pada bagian bawah.

4.    Setelah menyala, masukkan medicsBLU® OraLightStick® kedalam mulut. Untuk pencegahan, gunakan setiap hari dengan durasi selama 15 menit. Sedangkan untuk penggunaan intensif, dapat digunakan 2-4 kali sehari, dengan durasi 15 menit sekali pemakaian, selama 2-4 hari berturut-turut.

Note: Setelah penggunaan intensif selesai, lakukan prosedur pencegahan yaitu 15 menit setiap harinya.

PAKET PENGIRIMAN

•    1 medicsBLU® OraLightStick®

•    3 replaceable silicone mouthpieces (Dapat dicuci dengan air mendidih)

•    High-quality medicsBLU® box

•    Kabel USB-C Charging.

•    Petunjuk Cara Penggunaan dan Pembersihan.

INFORMASI LAINNYA

1.    Garansi 2 Tahun.

2.    Dapat digunakan untuk 3 anggota keluarga (terdapat 3 replaceable silicone).

3.    Tidak disarankan untuk anak dibawah 6 tahun.

4.    Efektifitas membunuh bakteri sampai 99,9% (Hasil Laboratorium Microba-Spanyol)

5.    Bebas Sinar UV.

6.    Di desain di Jerman.

Conax

CONAX mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas aktivitas seksual karena menggunakan white ginseng yang dikenal mengandung Aphrodisiac  atau zat perangsang. Karena menggunakan bahan-bahan herbal, CONAX tidak memiliki efek samping ketika mengonsumsi suplemen herbal ini.

Komposisi: Dekstrosa Monohidrat, Maltodekstrin, Ekstrak Kopi, Fruktosa, Krimer Nabati (mengandung protein susu), Bubuk Blueberry, Bubuk Mint, Bubuk Anggur, Inulin, Ekstrak Tomat, Ektrak Ginsen. 

*Mengandung Alergen (protein susu)

Bentuk Ketersedian: Powder dalam sachet

Kemasan: 1 Box isi 5 Sachet @3 gram.

Kegunaan:

1.    Membantu meningkatkan hasrat, gairah serta orgasme dengan meningkatkan level Dopamine (DA) dan Acetylcholine (Ach) di otak dan memodulasi Gamma-aminobutryc acid (GABA) di sistem syaraf otak.

2.    Berperan dalam regulasi sel syarat yang berhubungan dengan libido seksual.

3.    Meningkatkan sekresi Luteinizing Hormone (LH) yang diproduksi kelenjar pituari bagian anterior dan mengakibatkan peningkatan kadar testosteron. 

4.    Mengeraskan secara maksimal dan tahan lama.

5.    Memiliki kemampuan untuk meningkatkan level spermatogenesis (proses pembentukan dan pematangan sprema pada pria) melalui peningkatan ekspresi GDNF (Glial cell Derived Neurotrophic Factor) dalam sel Sertoli dan mengaktivasi elemen responsif testicular CREM (CAMP Responsive Element Modulator). Dimana salah satu parameter penentu kualitas sperma adalah motilitas sperma yang dilihat dari banyaknya sperma yang bergerak progresif dan benar untuk mencapai ovum utk proses fertilisasi.

6.    Ginsenosides telah terbukti secara in vitro meningkatkan motilitas arah sperma dan perkembangan sperma manusia.

 

Cara Menggunakan:

Dilarutkan dalam 150 ml air biasa (suhu kamar) dan langsung di minum. 

Peringatan:

1.    Tidak boleh dikonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan.

2.    Disarankan untuk konsumsi 2-3 jam sebelum melakukan aktivitas seksual.

3.    Harus diperhatikan penggunaannya terhadap wanita hamil, menyusui serta anak-anak.

4.    Penggunaan dalam waktu lama (lebih dari 3 minggu). Agar menghentikan konsumsi ginseng dengan selang waktu 2-3 minggu.

Albuse

Albuse adalah produk herbal yang mengandung kombinasi yang efektif antara curcuminoid dengan madu. Curcuminoid dan madu juga sudah dikenal memiliki banyak kandungan manfaat di dalamnya.

Komposisi: Memiliki 3 komponen yang bekerja sinergis sebagai terapi gangguan pencernaan akut dan kronis:

- Curcumin <77%>

- Demethoxycurcumin (DMC) <17%>

- Bisedemethoxycurcumin (BDMC) <3%>

Bentuk Ketersediaan: Larutan dengan perisa jeruk

Kemasan: Botol 115 ml

Kegunaan:

1.    Melindungi lambung dari peradangan/kerusakan akibat konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat, serta infeksi bakteri, Helicobacter pylori

2.    Mengurangi rasa sakit, kembung dan gas yang berlebihan pada lambung

3.    Mempercepat penyembuhan ulkus lambung dan mencegah perubahan sel normal menjadi sel kanker pada pasien gastritis kronis

4.    Mencegah terjadinya GERD dan kerusakan lapisan esofagus akibat GERD.

5.    Madu melindungi lapisan dinding lambung sehingga mampu membantu pengobatan ulkus lambung akibat penggunaan obat golongan anti inflamasi non steroid (NSAID).

6.    Madu memiliki efektifitas yang setara dengan obat-obatan bahan kimia (cimetidine) untuk pengobatan ulkus.

7.    Reaksi dan efek cepat, sehingga manfaat dapat dirasakan dalam waktu 10-15 menit setelah konsumsi. Efektif untuk menyembuhkan gangguan cerna akut.

8.    Solusi untuk gangguan cerna kronis karena bersifat Gastroprotektor Esophageal sehingga dapat membantu mencegah terjadinya kekambuhan gangguan cerna.

9.    Bebas kandungan minyak atsiri sehingga meminimalkan potensi gangguan pada empedu

 

Cara Menggunakan:

1.    1 sdm Albuse dicampur dengan 50 ml air suhu kamar lalu diaduk hingga homogen atau 1  sdm Albuse dapat diminum langsung 1-3 x sehari.

Acetium

Produk Acetium berfokus pada mengurangi ketergantunan merokok secara perlahan. Cara kerja Acetium adalah dengan menghisap produk pada saat merokok. Menggunakan Acetium secara berkala akan memperbesar persentase kesembuhan dari ketergantungan merokok.

Komposisi: Mengandung L-sistein, asam amino alami yang berfungsi efektif 90% mengikat asetaldehida dari air liur selama merokok.

Bentuk Sediaan: Tablet

Kemasan: 3 Strip (30 tablet) 

Kegunaan:

1. Solusi berhenti merokok bagi kamu yang ingin berhenti merokok dengan cepat

2. Mengurangi nicotine withdrawal syndrome seperti gelisah, mudah marah dan gemetar

3. Mengurangi kecanduan dari nikotin, agar berhenti merokok.

4. Membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bebas dari nikotin.

5. Menghilangkan 90% asetaldehida karsinogenik dari asap rokok

 

Cara Menggunakan:

1. Ketika sedang merokok masukan tablet/permen ini kedalam mulut

2. Kemudian hisap tablet/permen tersebut ketika sedang merokok

3. Lakukan berulang hingga kegiatan merokok itu hilang

Aturan Penggunaan:

-    1 atau 2 tablet hisap selama merokok

Bonforce

Membantu mengatasi masalah tulang rawan dan mengembalikan fungsinya.

Bonforce dengan kandugan utama Kolagen tipe II, merupakan kolagen terbanyak yang  terdapat di persendian dengan tambahan ekstrak kulit manggis yang memiliki khasiat sebagai anti radang. Sehingga Bonforce merupakan pilihan yang tepat untuk membantu memelihara kesehatan persendian.

Komposisi: Setiap sachet Bonforce mengandung Hydrolized Collagen Type II 1000 mg dan Alfa, gamma mangosteen 300 mg

Ketersediaan/Kemasan: 1 Box isi 10 sachet @ 3,5 gram

Kegunaan: Mengurangi inflamasi dan nyeri, Melindungi jaringan tulang rawan,​ Melumasi dan memberikan bantalan pada tulang rawan

Saran Pemakaian: 1 – 2 x sehari 1 sachet setelah makan

Cara Pemakaian: Dilarutkan dalam 150 ml air suhu kamar

Kontraindikasi: -

Efek Samping: -

Penyimpanan: Simpan ditempat kering pada suhu dibawah 25ºC, terlindung dari sinar matahari langsung.

img1-scanlux-370-50ml
Scanlux® 370 50ml

Scanlux merupakan kontras media X-Ray teriodinasi non – ionik, yang larut dalam air.

Komposisi : Iopamidol 755 mg/ml

Bentuk Sediaan: Injeksi

Kemasan : 50 ml dan 100 ml

Indikasi

Neuroradiologi : myeloradiculography, cisternography dan ventriculography.

Angiography : cerebral arteriography, coronary arteriography, thorax aortography, abdominal aortography, angiocardiography, visceral arteriography selective, peripheral arteriography, venography, digital subtraction angiography (DSA), DSA cerebral artery, DSA peripheral artery, DSA abdominal artery

Urography : intravenous urography

Peningkatan kontras pada CT Scanning, artrography, fistulography

Kontraindikasi : Iopamidol memiliki kontraindikasi yang ketat pada pasien dengan manifestasi hipertiroid  ataupun hipersensitivitas terhadap golongan iopamidol 

Peringatan dan perhatian khusus : Pasien dengan gangguan hati ataupun ginjal yang berat, hepatorenal syndrome, monoclonal gammopathy.

Scanlux® 370 hanya dapat digunakan untuk indikasi klinis yang tepat, dengan mempertimbangkan faktor risiko pada pasien yang akan diperiksa. Hidrasi yang memadai harus diberikan sebelum dan setelah pemberian kontras media; jika diperlukan berikanlah cairan infus intravena sampai kontras media habis diekskresikan. Terutama untuk pasien dengan disfungsi ginjal, diabetes mellitus, multiple myeloma, hiperurisemia, bayi, anak-anak dan pasien usia lanjut

Dosis : Individual, tergantung berbagai faktor diantaranya usia, berat badan, fungsi jantung dan ginjal, keadaan umum kesehatan, tujuan klinis, metode pemeriksaan dan daerah pemeriksaan. Total dosis tidak boleh > 1.5 g iodium/kgBB/hari tiap pemeriksaan

Efek Samping : Sakit kepala, mual, merasa panas, pusing, kemerahan , muntah, nyeri di tempat injeksi, nyeri dada, Jika muncul efek samping, bicarakan dengan dokter anda atau perawat

img1-scanlux-370-100ml
Scanlux® 370 100ml

Scanlux merupakan kontras media X-Ray teriodinasi non – ionik, yang larut dalam air.

Komposisi : Iopamidol 755 mg/ml

Bentuk Sediaan: Injeksi

Kemasan : 50 ml dan 100 ml

Indikasi

Neuroradiologi : myeloradiculography, cisternography dan ventriculography.

Angiography : cerebral arteriography, coronary arteriography, thorax aortography, abdominal aortography, angiocardiography, visceral arteriography selective, peripheral arteriography, venography, digital subtraction angiography (DSA), DSA cerebral artery, DSA peripheral artery, DSA abdominal artery

Urography : intravenous urography

Peningkatan kontras pada CT Scanning, artrography, fistulography

Kontraindikasi : Iopamidol memiliki kontraindikasi yang ketat pada pasien dengan manifestasi hipertiroid  ataupun hipersensitivitas terhadap golongan iopamidol 

Peringatan dan perhatian khusus : Pasien dengan gangguan hati ataupun ginjal yang berat, hepatorenal syndrome, monoclonal gammopathy.

Scanlux® 370 hanya dapat digunakan untuk indikasi klinis yang tepat, dengan mempertimbangkan faktor risiko pada pasien yang akan diperiksa. Hidrasi yang memadai harus diberikan sebelum dan setelah pemberian kontras media; jika diperlukan berikanlah cairan infus intravena sampai kontras media habis diekskresikan. Terutama untuk pasien dengan disfungsi ginjal, diabetes mellitus, multiple myeloma, hiperurisemia, bayi, anak-anak dan pasien usia lanjut

Dosis : Individual, tergantung berbagai faktor diantaranya usia, berat badan, fungsi jantung dan ginjal, keadaan umum kesehatan, tujuan klinis, metode pemeriksaan dan daerah pemeriksaan. Total dosis tidak boleh > 1.5 g iodium/kgBB/hari tiap pemeriksaan

Efek Samping : Sakit kepala, mual, merasa panas, pusing, kemerahan , muntah, nyeri di tempat injeksi, nyeri dada, Jika muncul efek samping, bicarakan dengan dokter anda atau perawat

img1-scanlux-300-50ml
Scanlux® 300 50ml

Scanlux merupakan kontras media X-Ray teriodinasi non – ionik, yang larut dalam air.

Komposisi : Iopamidol 612 mg/ml

Bentuk Sediaan: Injeksi

Kemasan : 50 ml dan 100 ml

Indikasi

Neuroradiologi : myeloradiculography, cisternography dan ventriculography.

Angiography : cerebral arteriography, coronary arteriography, thorax aortography, abdominal aortography, angiocardiography, visceral arteriography selective, peripheral arteriography, venography, digital subtraction angiography (DSA), DSA cerebral artery, DSA peripheral artery, DSA abdominal artery

Urography : intravenous urography

Peningkatan kontras pada CT Scanning, artrography, fistulography

Kontraindikasi : Iopamidol memiliki kontraindikasi yang ketat pada pasien dengan manifestasi hipertiroid  ataupun hipersensitivitas terhadap golongan iopamidol 

Peringatan dan perhatian khusus : Pasien dengan gangguan hati ataupun ginjal yang berat, hepatorenal syndrome, monoclonal gammopathy.

Scanlux® 300 hanya dapat digunakan untuk inikasi klinis yang tepat, dengan mempertimbangkan factor risiko pada pasien yang akan diperiksa. Hidrasi yang memadai harus diberikan sebelum dan setelah pemberian kontras media; jika diperlukan berikanlah cairan infus intravena sampai kontras media habis diekskresikan. Terutama untuk pasien dengan disfungsi ginjal, diabetes mellitus, multiple myeloma, hiperurisemia, bayi, anak-anak dan pasien usia lanjut

Dosis : Individual, tergantung berbagai factor diantaranya usia, berat badan, fungsi jantung dan ginjal, keadaan umum kesehatan, tujuan klinis, metode pemeriksaan dan daerah pemeriksaan. Total dosis tidak boleh > 1.5 g iodium/kgBB/hari tiap pemeriksaan

Efek Samping : Sakit kepala, mual, merasa panas, pusing, kemerahan , muntah, nyeri di tempat injeksi, nyeri dada, Jika muncul efek samping, bicarakan dengan dokter anda atau perawat

img1-scanlux-300-100ml
Scanlux® 300 100ml

Scanlux merupakan kontras media X-Ray teriodinasi non – ionik, yang larut dalam air.

Komposisi : Iopamidol 612 mg/ml

Bentuk Sediaan: Injeksi

Kemasan : 50 ml dan 100 ml

Indikasi

Neuroradiologi : myeloradiculography, cisternography dan ventriculography.

Angiography : cerebral arteriography, coronary arteriography, thorax aortography, abdominal aortography, angiocardiography, visceral arteriography selective, peripheral arteriography, venography, digital subtraction angiography (DSA), DSA cerebral artery, DSA peripheral artery, DSA abdominal artery

Urography : intravenous urography

Peningkatan kontras pada CT Scanning, artrography, fistulography

Kontraindikasi : Iopamidol memiliki kontraindikasi yang ketat pada pasien dengan manifestasi hipertiroid  ataupun hipersensitivitas terhadap golongan iopamidol 

Peringatan dan perhatian khusus : Pasien dengan gangguan hati ataupun ginjal yang berat, hepatorenal syndrome, monoclonal gammopathy.

Scanlux® 300 hanya dapat digunakan untuk inikasi klinis yang tepat, dengan mempertimbangkan factor risiko pada pasien yang akan diperiksa. Hidrasi yang memadai harus diberikan sebelum dan setelah pemberian kontras media; jika diperlukan berikanlah cairan infus intravena sampai kontras media habis diekskresikan. Terutama untuk pasien dengan disfungsi ginjal, diabetes mellitus, multiple myeloma, hiperurisemia, bayi, anak-anak dan pasien usia lanjut

Dosis : Individual, tergantung berbagai factor diantaranya usia, berat badan, fungsi jantung dan ginjal, keadaan umum kesehatan, tujuan klinis, metode pemeriksaan dan daerah pemeriksaan. Total dosis tidak boleh > 1.5 g iodium/kgBB/hari tiap pemeriksaan

Efek Samping : Sakit kepala, mual, merasa panas, pusing, kemerahan , muntah, nyeri di tempat injeksi, nyeri dada, Jika muncul efek samping, bicarakan dengan dokter anda atau perawat

img1-osforce
Osforce

Membantu memelihara kesehatan tulang dan mencegah Osteoporosis

Merupakan suplemen lengkap dengan komposisi yang sesuai untuk menjaga kesehatan tulang, terdiri dari Kalsium (Hydroxyapatite) 1000 mg, Vit D3 800 iu dan Vit K2 90 mcg.

Dengan tambahan Vit K2 ini, penyerapan kalsium di tulang akan lebih maksimal.

Komposisi:

Setiap sachet Osforce mengandung :

  • Marine Calcium 1000 mg

  • Vitamin D3 800 iu

  • Vitamin K2 (Menaquinone-7) 90 mcg

Sediaan/Kemasan: 1 sachet @ 3 gram Box isi 15 

Kegunaan:

  1. Meningkatkan kepadatan tulang

  2. Menurunkan resiko fraktur akibat Osteoporosis

Saran Pemakaian: 1x sehari 1 sachet setelah makan

Cara Pemakaian: Dilarutkan dalam 150 ml air suhu kamar

Kontraindikasi: -

Efek Samping: -

Penyimpanan: Simpan ditempat kering pada suhu dibawah 25o C, terlindung dari sinar matahari langsung.

img1-octaplex500-iu
OCTAPLEX® 500 IU

Fungsi fisiologik faktor koagulasi II, VII, IX dan X.  terutama pengaruhnya terhadap penghentian perdarahan medikal karena defisiensi faktor koagulasi darah dapatan atau turunan.

Komposisi: OCTAPLEX® 500 IU/20 ml

    Bahan aktif     

    Jumlah per Vial (IU)     

    Jumlah per IU/ml     

  Human factor II  

              280-760

              14-38

  Human factor VII  

              180-480

                9-24

  Human factor IX  

                  500

                25

  Human factor X  

                360-600

              18-30

        Protein C

                260-620

              13-31

        Protein S

                240-640

              12-32

Ketersedian:  OCTAPLEX® 500 IU / 20 ml. Tersedia dalam bentuk serbuk dan cairan pelarut.

Serbuk berwarna kebiruan-putih, sedangkan Pelarut jernih dan tidak berwarna.

Farmakologi: OCTAPLEX termasuk dalam grup: anti-hemoragik (anti perdarahan), Faktor pembekuan darah II, VII, IX dan X.   Faktor VII adalah zymogen dari faktor VII aktif yang merupakan faktor pembekuan darah dari jalur ekstrinsik. Ikatan Tissue factor dan faktor VIIa (faktor VII aktif) akan mengaktifasi faktor X dan IX sehingga terbentuk faktor Xa dan IXa sehingga kemudian aktifasi berlanjut hingga faktor II menjadi aktif dan berubah menjadi thrombin. Thrombin kemudian mengubah fibrinogen menjadi fibrin dan bekuan darah terbentuk.

Indikasi:

  1. Penanganan perdarahan dan pencegahan perdarahan pada defisiensi faktor koagulan yang didapatkan, misalnya ketika koreksi cepat dibutuhkan seperti pada kasus defisiensi yang disebabkan oleh vitamin K antagonis atau pada kasus overdosis vitamin K antagonis.

  2. Penanganan perdarahan dan perioperative prophylaxis pada defisiensi kongenital terhadap beberapa faktor koagulan vit K dependent (faktor II dan X) ketika produk faktor koagulan spesifik murni tidak tersedia.

Kontraindikasi: Hipersensitif pada substansi aktif produk atau diketahui memiliki alergi terhadap heparin atau heparin induced thrombocytopenia.

Dosis dan Cara Pemberian:

Dosis dan lama pemberian terapi bergantung pada derajat keparahan, lokasi dan kondisi klinis pasien. Interval dosis yang diberikan sebaiknya memperhatikan perhitungan half-life masing-masing faktor pembekuan yang terdapat dalam OCTAPLEX

Perdarahan dan pencegahan perdarahan pada kasus terapi penggunaan vitamin K antagonis, maka dosisnya akan mengacu pada nilai INR sebelum terapi dan target INR yang akan dicapai. Acuan tabel berikut dapat digunakan (ml/kg BB OCTAPLEX yang telah dicampurkan) untuk menormalkan nilai INR (≤ 1,2 dalam 1 jam):

Acuan INR

2 – 2,5

2,5 – 3

  1. – 3,5

>3,5

Kebutuhan dosis

(ml OCTAPLEX/Kg BB)

0,9 – 1,3

1,3 – 1,6

1,6 – 1,9

>1,9

Dalam satu kali pemberian sebaiknya tidak melebihi 3.000 IU (120 ml OCTAPLEX).

Pemberian OCTAPLEX dapat dikombinasikan dengan vitamin K injeksi yang akan bekerja dalam 4-6 jam berikutnya untuk memperbaiki nilai INR.

OCTAPLEX diberikan secara Intravena, dengan kecepatan awal 1 ml/menit kemudian dapat ditingkatkan menjadi 2-3 ml / menit.

Peringatan dan Perhatian: Jika reaksi tipe alergi atau anafilaksis terjadi, infus harus dihentikan segera dan tatalaksana  yang tepat diberikan. 

Efek Samping:

  • Reaksi alergi atau reaksi anafilaksis (jarang)

  • Demam (jarang)

  • Sakit kepala (jarang)

Cara Pencampuran Obat:

  • Hangatkan cairan pelarut dan konsentrat pada suhu ruang sebelum digunakan.

  • Singkirkan cap/tutup pada vial konsentrat dan cairan pelarut, kemudian bersihkan dengan alkohol swab.

  • Buka plastik penutup pada jarum 2 arah (pastikan jarum tidak bersentuhan dengan benda lain), masukkan jarum yang pendek ke vial cairan pelarut (kap penutup yang berwarna biru dimasukkan ke vial pelarut). 

  • Jarum yang panjang pada sisi berlawanan (warna cap transparan), ditusukkan ke vial concentrate. Kondisi vakum pada konsentrat akan menarik cairan masuk ke dalam vial konsentrat.

  • Aduk perlahan (membentuk angka 8) hingga konsentrat tercampur sempurna.

  • Pegang cap tranparan dengan kuat, kemudian putar cap yang berwarna biru sehingga cap dan vial berisi pelarut terpisah dengan cap konsentrat.

  • Masukkan syringe ke cap tranparan, kemudian hisap cairan ke dalam syringe.

  • OCTAPLEX siap diinfuskan ke pasien menggunakan infusion set.

img1-octanine-f500-iu
OCTANINE® F 500 IU

Komposisi: Human Coagulation Factor XI 500 IU

Ketersedian : Dus, 1 vial serbuk injeksi @ 500 iu, 1 vial pelarut @ 5 ml + 1 disposable syringe + 1 double ended needle + 1 filter needle + 1 infusion set + 2 alcohol swabs

Farmakologi: Faktor IX adalah suatu protein yang dibutuhkan untuk proses pembekuan darah dan memelihara haemostasis darah yang berasal dari plasma manusia atau rekombinan. Bekerja bersama faktor VIII aktif meningkatkan konversi faktor X menjadi faktor X yang teraktivasi (Faktor Xa). Faktor Xa merubah prothrombin menjadi thrombin, merubah fibrinogen menjadi fibrin, bertanggung jawab dalam proses pembekuan darah.

Indikasi: Terapi dan pencegahan perdarahan pada pasien haemofilia B (defisiensi kongenital faktor IX)

Kontraindikasi: Hipersensitivitas terhadap bahan aktif dan atau bahan tambahan pada sediaan Octanine®, heparin-induced thrombocytopenia (HIT Type II)

Dosis dan Cara Pemberian:

Dosis yang diperlukan, ditetapkan oleh rumus sebagai berikut :

Unit yang diperlukan = berat badan (Kg) x peningkatan aktifitas faktor IX yang diinginkan (%) (IU/dl) x 0,8

Untuk profilaksis jangka panjang terhadap perdarahan pada pasien dengan hemofilia B berat, dosis yang biasa diberikan adalah 20 hingga 40 IU faktor IX per kg berat badan dengan interval 3 hingga 4 hari.

Efek Samping: Efek samping berikut telah diamati dengan preparat yang mengandung faktor IX: Hipersensitivitas atau reaksi alergi, jarang; anafilaksis berat dalam hubungan dengan pembentukan antibodi anti-faktor IX. Dalam kasus yang jarang terjadi, kenaikan suhu tubuh, pembentukan inhibitor terhadap faktor IX.

Pemberian preparat faktor IX dengan kemurnian rendah menciptakan risiko potensial episode tromboemboli (infark miokard, koagulasi intravaskular diseminata, trombosis vena, emboli paru). Namun, efek samping seperti itu sangat jarang terjadi pada preparat faktor IX yang sangat murni, seperti Octanine®

Terdapat laporan tentang terjadinya sindroma nefrotik ketika toleransi imun dicoba pada pasien hemofilia B dengan antibodi anti-faktor IX dan riwayat reaksi alergi. Karena terdapat kandungan heparin, heparin-induced thrombocytopenia (HIT tipe II) dapat terjadi meskipun kasus ini sangat jarang, dengan jumlah trombosit secara nyata di bawah 100.000 per ul atau penurunan cepat hingga kurang dari 50% dari nilai awal.

Pada pasien tanpa hipersensitivitas heparin sebelumnya, onset penurunan jumlah trombosit biasanya terjadi dalam 6-14 hari setelah dimulainya pengobatan. Pada pasien dengan hipersensitivitas heparin, penurunan ini dapat terjadi dalam beberapa jam. Dalam kasus ini, pemberian Octanine® harus segera dihentikan. Pasien harus disarankan untuk tidak menggunakan obat yang mengandung heparin di masa selanjutnya.

Interaksi Obat dengan sediaan lain: Tidak diketahui

Inkompatibilitas: Octanine® tidak boleh dicampur dengan produk lain

Masa dan Cara Penyimpanan: 2 tahun. Simpan pada suhu 2⁰ - 25⁰ C. Jangan dibekukan. Lindungi dari cahaya.

img1-octanate
OCTANATE®

Octanate adalah sediaan obat yang digunakan untuk pasien Haemophilia. Octanate mengandung zat aktif Antihemophilic factor VIII (human), suatu protein pembekuan darah esensial

Komposisi: Human Coagulation Factor VIII 250 IU/500 IU/1000 IU

Ketersedian:

Dus, 1 vial serbuk injeksi @ 250 iu / @ 500 iu + dus, 1 vial pelarut @ 5 ml + 1 disposable syringe + 1 double ended needle + 1 filter needle + 1 infusion set + 2 alcohol swabs

Dus, 1 vial serbuk injeksi @ 1000 iu + dus, 1 vial pelarut @ 10 ml + 1 disposable syringe + 1 double ended needle + 1 filter needle + 1 infusion set + 2 alcohol swabs

Farmakologi: Faktor VIII adalah suatu protein yang dibutuhkan pada proses pembekuan darah dan memelihara haemostasis darah yang berasal dari plasma manusia atau rekombinan. Bekerja sebagai kofaktor dalam aktivasi faktor IX, yang meningkatkan konversi faktor X menjadi faktor X yang teraktivasi (Faktor Xa). Faktor Xa merubah prothrombin menjadi thrombin, merubah fibrinogen menjadi fibrin, yang bertanggung jawab dalam proses pembekuan darah.

Indikasi: Terapi dan profilaksis perdarahan pada pasien Hemofilia tipe A (Congenital factor VIII deficiency). 

Kontraindikasi: Hipersensitivitas terhadap bahan aktif pada sediaan Octanate® atau pada salah satu eksipien.

Dosis dan Cara Pemberian: Dosis dan lama terapi bergantung pada tingkat keparahan defisiensi faktor VIII pada lokasi dan luasnya perdarahan, dan juga bergantung pada kondisi pasien. Angka unit pada faktor VIII yang diberikan berdasarkan aturan standar International Unit (IU) yang telah ditetapkan World Health Organization (WHO) untuk produk faktor VIII. Aktivitas Faktor VIII pada plasma, digambarkan dalam persentase (relatif terhadap manusia normal) atau dalam Intenational Unit/IU (relatif terhadap standar internasional untuk produk plasma faktor VIII).

Satu International Unit (IU) aktivitas faktor VIII adalah senilai jumlah faktor VIII pada 1 ml plasma manusia normal. Perhitungan dosis yang diperlukan pada faktor VIII berdasarkan penemuan empiris yang menyatakan bahwa 1 IU faktor VIII per Kg berat badan, mampu meningkatkan aktifitas faktor VIII plasma sebesar 1,5% hingga 2% dari normal. 

Dosis yang diperlukan, ditetapkan oleh rumus sebagai berikut:

Unit yang diperlukan = berat badan (Kg) x peningkatan aktifitas faktor VIII yang diinginkan (%) (IU/dl) x 0,5Jumlah dan frekuensi pemberian sebaiknya selalu disesuaikan dengan efektivitas klinis pada setiap individu pasien. Dalam kasus peristiwa pendarahan/hemoragik, aktivitas faktor VIII sebaiknya tidak kurang dari tingkat aktivitas plasma (dalam % pada kondisi normal) pada periode yang sesuai. 

Selama pengobatan, penentuan kadar faktor VIII yang tepat disarankan untuk memandu dosis yang akan diberikan dan frekuensi untuk infus berulang. Dalam kasus intervensi bedah mayor khususnya, pemantauan yang tepat dari terapi substitusi melalui analisis koagulasi (aktivitas faktor VIII plasma) sangat diperlukan. Masing-masing pasien dapat bervariasi dalam respons mereka terhadap faktor VIII, mencapai tingkat pemulihan in vivo yang berbeda dan menunjukkan waktu paruh yang berbeda.

Untuk profilaksis jangka panjang terhadap perdarahan pada pasien dengan hemofilia A berat, dosis yang biasa diberikan adalah 20 hingga 40 IU faktor VIII per kg berat badan dengan interval 2 hingga 3 hari.

Peringatan dan Perhatian: Seperti halnya produk protein intravena, reaksi hipersensitivitas tipe alergi mungkin terjadi. Produk mengandung jejak protein manusia selain faktor VIII. Pasien harus diberitahu tentang tanda-tanda awal reaksi hipersensitivitas termasuk gatal-gatal, urtikaria umum, sesak dada, mengi, hipotensi, dan anafilaksis. Jika gejala ini terjadi, mereka harus disarankan untuk segera menghentikan penggunaan produk dan hubungi dokter mereka. 

Efek Samping: Hipersensitivitas atau reaksi alergi (yang mungkin termasuk angioedema, rasa terbakar dan menyengat di tempat infus, menggigil, kemerahan, urtikaria umum, sakit kepala, gatal-gatal, hipotensi, lesu, mual, gelisah, takikardia, dada sesak, kesemutan, muntah, mengi) dalam beberapa kasus berkembang menjadi anafilaksis berat, termasuk syok. 

Interaksi Obat dengan sediaan lain: Tidak diketahui

Inkompatibilitas: OCTANATE®  tidak boleh dicampur dengan produk lain

Masa dan Cara Penyimpanan: 2 tahun. Simpan pada suhu 2⁰C - 25⁰C. Jangan dibekukan. Lindungi dari cahaya.

img1-buragel
Buragel

Membantu mempercepat penyembuhan luka secara alami, karena Buragel mengandung Madu sebagai bahan alami dengan manfaat: menyerap cairan luka, efek antibakteri, lingkungan luka lembab, menstimulus jaringan baru

Dan dengan tambahan Aloe Vera memiliki efek anti radang, antivirus, dan antiseptik yang dipercaya dapat cepat menyembuhkan luka.

Komposisi: Setiap pot Buragel mengandung Honey (Mel) Extract, Propylene Glycol, Propylparaben, Tocopheryl Acetate & Aloe vera leaf Extract 

Sediaan: Box, 1 pot @ 20 gram 

Kegunaan: Membantu menghaluskan, meremajakan dan meregenerasi kulit

Saran Pemakaian: Dioleskan di tempat yang membutuhkan

Cara Pemakaian: Topikal

Kontraindikasi:  -

Efek Samping: -

Penyimpanan: Simpan ditempat kering pada suhu dibawah 25ºC, terlindung dari sinar matahari langsung.

Albuforce Sachets

Albuforce merupakan Nutrisi Enteral tinggi Protein, Serat pangan, Zink, dan Kalsium yang bersumber dari ekstrak Ophiocephalus striatus (Channa striata) untuk membantu memelihara kesehatan tubuh.

Komposisi: Susu skim bubuk, Ekstrak ikan (27.27%), Isolat Protein Whey, Perisa sintetik ( vanilla, anggur, krim ), Penstabil Nabati, antikempal Trikalsium Fosfat, Pemanis Buatan Sukralosa, Zink Pikolinat

Sediaan: Sachet

Indikasi: Membantu memelihara kesehatan tubuh dengan memenuhi asupan nutrisi Protein, Serat, Zink dan Kalsium tubuh

Kontraindikasi: Penderita dengan hipersensitivitas terhadap komponen suplemen didalamnya 

Efek Samping: Belum pernah ditemukan efek samping dari pemakaian produk ini

Penyimpanan: Simpan ditempat kering pada suhu dibawah 30o C, terlindung dari sinar matahari langsung

img1-albunorm25%
ALBUNORM 20% & 25%

Komposisi: Human Albumin, 250 g/L (ALBUNORM 25%)

Ketersediaan: ALBUNORM 25%: botol 50 & 100 mL

Farmakologi: Fungsi fisiologik albumin berkaitan dengan tekanan onkotik darah dan fungsi transportasi. Albumin menjaga keseimbangan sirkulasi volume darah dan transportasi bagi hormon, enzim, obat, dan racun

Indikasi: Mengembalikan dan menjaga volume darah yang bersirkulasi ketika kekurangan cairan (hipovolemia) terjadi dan dibutuhkan penggunaan koloid

Kontraindikasi: Hipersensitivitas terhadap sediaan albumin atau bahan tambahan lainnya

Dosis dan Cara Pemberian: Konsentrasi preparat albumin, dosis, dan laju infus harus disesuaikan dengan kebutuhan individu pasien

Peringatan dan Perhatian: Jika terjadi reaksi alergi atau anafilaksis, infus harus segera dihentikan dan tatalaksana yang tepat diberikan. ALBUNORM harus digunakan dengan hati-hati pada pasien yang memiliki risiko terjadinya hipervolemia dan atau hemodilusi. Contoh dari kondisi tersebut adalah: insufisiensi jantung dekompensasi, hipertensi, varises esofagus, edema paru, diatesis hemoragik, anemia berat, anuria renal dan post-renal.

Efek Samping: Sakit kepala, kemerahan, reaksi alergi, mual, dll.

Interaksi Obat: Tidak ada interaksi spesifik human albumin dengan produk obat lain yang diketahui.